http://www.smileycodes.info

ME AND YOU

suatu hari saya dan kamu bertemu tanpa sengaja.saya menyayangi kamu apa adanya. dan kamu juga menyayangi saya setulus hatinya. mereka berdua benar benar pasangan yang serasi. saya selalu memberikan apa yang diinginkan kamu. dan kamu selalu melindungi saya setiap saat. suatu ketika saya dan kamu pergi bersama sama. perjalanan ini lain dari biasanya. biasanya saya, kamu antar pulang tidak lebih dari jam 05.00 sore tetapi kamu tetap mengajak saya jalan-jalan. biasanya kamu tidak peduli dengan makanan yang dimakan oleh saya. tetapi kali ini kamu banyak membelikan makanan kesukaan saya. dan biasanya kamu tidak pernah memberikan special gift kepada saya. tapi kamu memberikannya. kamu memberikan saya es krim kesukaan saya dan "oh My God' kamu memainkan gitar dengan menyanyikan lagu kesukaan saya. saya benar benar merasa wanita paling bahagia saat itu. "kamu benar benar pria yang sangat romantis, aku tidak pernah menyesal sedikitpun mengenalmu..."
selang beberapa hari setelah itu, kamu pun sibuk dengan urusan mu. kamu jarang menghubungi saya. bahkan kadang satu hari pun kamu tidak menghubungi saya. saya mulai bingung dengan keadaan kamu. saya benar benar rindu akan kamu, tapi kamu tidak pernah ada waktu untuk saya. "aku ingin bertemu kamu,apakah tidak ada satu hari luang untuk kita bertemu?" kamu hanya menjawab "maaf aku sibuk, aku pasti akan segera menemui mu akhir bulan ini" saya terus menunggu waktu nya tiba, tapi kamu tetap tidak ada kabar. saya benar benar merasa sedih dan khawatir. "apa salahku sehingga ia menjadi seperti ini?" saya selalu menjadi berpikiran negatif akan kamu. "apa mungkin ia menyukai wanita lain sehingga menjadi seperti ini?" saya hampir putus asa akan hubungannya dengan kamu.
sampai pada saat ulang tahun saya, kamu tak hadir. saya benar benar kecewa. tidak pernah ada pesan dari nya. "ya tuhan dimana ia? saya merindukannya,biarlah hari ini menjadi hari terburuk bagiku tapi tolong hadirkan ia untukku saat ini" saya terus memohon dan berharap kamu memberikan kabar padanya. keeseokannya saya mendapat pesan dari kamu "selamat ulang tahun sayang, maaf aku tidak hadir saat pesta ulang tahunmu tapi teman teman mu sudah mewakilkan kehadiranku. betapa sibuknya aku harap kau maklumi." tanpa sadar air mata menetes membasahi pipi saya. "terimakasih, kau tahu bahagia nya aku mendapat pesan darimu aku selalu memaklumi ketidakhadiranmu pasti urusanmu tak bisa di tunda tapi aku benar benar ingin bertemu denganmu..."
"aku benar benar menyayangi nya, tapi aku benar benar bingung dengan semua ini. aku tidak ingin meninggalkanmu tapi mengapa engkau selalu membuatku merasa bersalah dengan semua perbuatanku? aku selalu mengkhawatirkanmu sayang. aku megenalmu aku tahu kau berbohong, tapi untuk apa kau lakukan semua itu? aku yakin betul ada kesalahan terhadap diriku yang tidak engaku sukai, tapi tolong ceritakan padaku apa kesalahanku? apa yang membuatmu menjauh dariku? aku bimbang sayang, katakan ada apa sebenarnya?"
kamu tetap tidak membalas pesan dari saya..hingga akhirnya "kita sudahi saja hubungan ini pasti kau sudah mendapatkan yang terbaik aku harap itu" kamu tetap tidak membalasnya. "ya tuhan apa yang harus aku lakukan? aku mencintainya segala kekurangan dan kelebihan dirinya. sebenarnya aku benar benar tidak ingin meninggalkannya."
keesokan harinya kamu membalas pesan saya. "mungkin memang kita harus berpisah maafkan sikap ku yang seolah olah menjauhi mu kamu tahu, aku benar benar menyayangi mu tapi tuhan berkendak lain aku harus pergi. maaf aku sudah pergi meninggalkanmu kan aku harus pergi jauh.jika tuhan berkehandak lain kita paasti akan dipertemukan lagi.aku mencoba menjauhi mu agar aku siap jika hari ini akan tiba. maaf...." serentak saya tak kuat membacanya. saya tak bisa menahan air mata yang sudah membendung. saya tak pernah berfikir akn berpisah secepat ini. pertemuan dengan kamu waktu itu benar benar pertanda. pertanda bahwa itu adalah pertemuan terakhir bagi saya. saya mencoba menepis semua kenyataan ini tapi tetap tidak bisa. ya, kamu benar benar pergi
----------------------------------------------------------
"saya masih mengharapkan hari itu tiba. saya merindukan kamu."